MAKALAH TENTANG SISTEM OPRASI MS-DOS

Latar Belakang

Seiring perkembangan teknologi, salah satunya kemajuan komputerisasi yang semakin diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Karena keinginan manusia yang ingin mendapat kemudahan dalam hal- hal tertentu maka perkembangan komputer semakin pesat.

Salah satu perkembangan komputer yang telah banyak digunakan yaitu aplikasi buatan. Aplikasi buatan adalah merupakan aplikasi yang dibuat khusus untuk keperluan tertentu. Contohnya, yaitu pada program komputer swalayan, program komputer bank, program komputer warnet, dan lain-lain. Tetapi Aplikasi yang tadi disebuatkan tidak akan berjalan tanpa adanya sistem operasi.

Maksud Dan Tujuan

Makalah ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu tugas dari mapel SO. Diharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi pembaca umumnya. Manfaat yang dapat diperoleh yaitu memberikan wawasan dan informasi bagi pembaca.

Informasi yang diberikan mengenai Sistem Operasi MS-Dos dan pengembangan dari MS-Dos itu sendiri.

LANDASAN TEORI

Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat banyak sistem operasi dengan keunggulannya masing-masing. Ada beberapa definisi yang dapat diberikan untuk sistem operasi, antara lain :

1.  Software yang mengontrol hardware, hanya berupa program biasa. Seperti : beberapa file pada DOS (Disk Operating System).

2.  Program yang menjadikan hardware lebih mudah untuk digunakan.

3.  Kumpulan program yang mengatur kerja hardware. Seperti : permintaan user.

4.  Resource manager/Resource allocator. Seperti : mengatur memori, printer, Dll.

5.  Sebagai program pengenal. Program yang digunakan untuk mengontrol program yang lainnya.

6.  Sebagai Kernel, yaitu program yang terus menerus berjalan selama komputer dihidupkan.

7.  Sebagai Guardian, yaitu mengatur atau menjaga komputer dari berbagai kajahatan komputer.

Pengertian MS-DOS

MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.

MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.

Sejarah

MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson–yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS–pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086.

Pengembangan

IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan “IBM PC-DOS” (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System).

MS-DOS pun berkembang dengan cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix–salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft–dan DR-DOS milik Digital Research, serta produk-produk utilitas lainnya. Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel 80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS yang berjalan dalam modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM, tapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.

MS-DOS versi 1.xx

Ini adalah versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan. Pokoknya, versi pertama DOS ini bersih dari embel-embel. Versi pertama dari DOS ini hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat keras pendukungnya, seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 160K saja.

MS-DOS versi 2.xx

Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC XT (Extended Technology), sebagai perbaikan dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M, antarmuka masukan/keluaran berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan antarmuka COM), RAM dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk drive double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi dari pada versi double-side pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan cepat merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.

MS-DOS versi 3.xx

IBM meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology) pada musim panas 1984. komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286 (16-bit) berkecepatan 6MHz, memori RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive 1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M, dan kartu video berwarna (standar CGA). Tentu saja, Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap secara sigap mendukung peluncuran IBM PC-AT dengan juga meluncurkan versi terbaru, MS-DOS 3.0. MS-DOS 3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali multi-tasking yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan pada protected mode tentunya.

MS-DOS versi 4.xx

Pada tahun 1988, sistem operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur. Microsoft juga meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun 1989. Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0. Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya.

Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas. Versi-versi yang di maksud yaitu Versi 5.xx sampai versi 7.xx

MS-DOS versi 5.xx

IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Di sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya. Banyak analis yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh kegagalan IBM ketika mereka menjual IBM PC Jr., dan IBM P/S2 dengan arsitektur Micro-Channel Architecture (MCA). Bus MCA yang digunakan oleh IBM P/S2 tidak menggunakan konsep open-architecture sebagaimana bus ISA yang juga dibuat oleh IBM tetapi dengan open-architecture. Selain itu, kartu-kartu ekspansi yang menggunakan bus MCA memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan bus ISA yang saat itu banyak digunakan dan menjadi sebuah standar, sehingga memperlambat penyerapannya di pasar mikrokomputer.

IBM memang gagal memperpanjang umur IBM PC, akan tetapi Microsoft terus mengembangkan DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.

Untuk masalah utilitas, Microsoft menambah banyak sekali utilitas dalam DOS versi 5.0 ini. Di antaranya adalah editor berkas teks ASCII yang bernama MS-DOS Editor (EDIT.COM) dan program bahasa pemrograman QuickBasic (QBASIC.EXE). Utilitas ini dimaksudkan untuk menggantikan editor yang berorientasi pada “baris per baris”, EDLIN.EXE yang ada pada DOS versi 4.0 dan yang sebelumnya.

Selain editor berkas teks ASCII, Microsoft juga membuat utilitas untuk membuat makro untuk mempercepat kerja dengan komputer. Program pembuat makro tersebut dinamakan DOSKEY.COM. Ketika dimuat, DOSKEY dapat membuat makro dan mengeksekusi makro tersebut. Selain itu, dengan menggunakan DOSKEY dapat mempermudah pengetikan perintah yang sama dengan perintah sebelumnya sehingga masalah “capek mengetik” perintah yang sama berulang-ulang menjadi jauh lebih simpel dan mudah. Untuk melakukannya, pengguna dapat menggunakan tombol panah ke atas dan ke bawah. Fitur seperti ini dimiliki oleh Command Prompt pada Windows 2000/XP.

Utilitas lainnya yang juga menarik adalah UNFORMAT.EXE dan UNDELETE.EXE. Kedua utilitas tersebut sangat berguna untuk mengembalikan berkas yang terhapus dan drive yang terformat. Program UNDELETE.EXE mirip seperti halnya Recycle Bin pada Windows 95 (dan yang seterusnya), hanya saja mereka kelihatan sedikit lebih rumit dibandingkan dengan Recycle Bin yang berjalan pada Windows. Selain UNDELETE.EXE yang berjalan pada command line, pada DOS versi 5.0 ini juga terdapat utilitas MWUNDEL.EXE yang berjalan pada Windows versi 3.0, sehingga fitur Recycle Bin juga dapat ditemukan pada Windows 3.0.

MS-DOS versi 6.xx

MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya.

Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace. Akan tetapi, sebuah perusahaan yang memiliki paten tentang hal tersebut menjadi marah sehingga menuntut Microsoft ke meja hijau. Microsoft pun kalah dan utilitas DoubleSpace pun dicabut dari DOS 6.20. Akhir tahun 1994, Microsoft merevisi DOS 6.20 dengan utilitas serupa tetapi tidak melanggar paten orang lain dengan nama DriveSpace. MS-DOS ini adalah MS-DOS versi 6.22.

MS-DOS versi 7.xx

MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya, Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang ditangani oleh Windows. Berkas MSDOS.SYS yang pada versi-versi sebelumnya adalah berkas biner (program), sekarang hanya berkas teks biasa, yang berisi tentang proses booting komputer saja, dan berbagai macam baris berisi “xxx” dengan fungsi yang tidak jelas.

Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang. Windows 95 memiliki pusat kontrol dari tombol Start Menu pada pojok kiri bawah layar monitor Anda. Ketika baru beredar 2 bulan, konon Microsoft mendapatkan untung sangat besar sekali, karena Windows 95 telah terjual hingga lebih dari 7 juta kopi.

Ketika Microsoft meluncurkan Windows 98, Microsoft juga merevisi DOS menjadi versi 7.10 dengan dukungan untuk sistem berkas FAT32 yang jauh lebih efisien daripada sistem berkas FAT16. Fungsionalitas yang dimiliki MS-DOS 7.10 pun banyak dipangkas. Hasilnya, pada akhir tahun 1999, Microsoft meluncurkan versi Windows baru, dengan nama kode Georgia (Windows Millennium Edition) yang benar-benar tanpa DOS!

Sebenarnya, sistem operasi yang benar-benar tanpa DOS pernah dibuat oleh Microsoft sebelumnya dengan Windows NT, hanya saja Windows NT ditujukan untuk kalangan minicomputer, server jaringan, mainframe, dan juga workstation. Penggunaannya yang rumit menjadikannya sangat sulit diadopsi oleh para pemula di bidang komputer.

KESIMPULAN

Versi Diluncurkan Program/kemampuan baru
1 12 Agustus 1981 EDLIN.COM
EXE2BIN.COM
LINK.EXE
DEBUG.COM
CHKDSK.COM
DISKCOMP.COM
DISKCOPY.COM
COMP.COM
SYS.COM
RAMCLEAR.COM
SETCLOCK.COM
MODE.COM
FORMAT.COM
BASIC.COM
BASICA.COM
LABEL.EXE
Versi pertama dari MS-DOS
Belum mendukung hard disk
Hanya mendukung floppy disk 160K saja.
1.1 Mei 1982 Dukungan double side floppy disk 320K.
1.25 Mei 1982 Rilis pertama untuk klon IBM PC.
2 Maret 1983 TREE.COM
MKDIR/MD
CHDIR/CD
RMDIR/RD
MORE.COM
LESS.COM
SORT.COM
ASSIGN.COM
COLOR.COM
GRAPHICS.COM
GRAFTABL.COM
PARK.COM
PRINT.COM
BACKUP.EXE
RESTORE.EXE
Dukungan untuk floppy disk 360K.
Dukungan untuk direktori yang hierarkis.
beberapa fungsi dari sistem operasi UNIX: pipe, I/O redirection, print spooling.
Versi Diluncurkan Program/kemampuan baru
2.05 April 1983 Dukungan huruf kanji (Jepang).
2.1 Oktober 1983
2.11 Maret 1984
3 Agustus 1984 FDISK.EXE
FC.EXE
APEND.COM
RECOVER.COM
NLSFUNC.EXE
Pembuatan partisi hard disk hingga 32MB.
Dukungan sistem berkas FAT12.
3.1 November 1984 SUBST.EXE
SELECT.COM
FIND.EXE
SHARE.EXE
REPLACE.EXE
Dukungan jaringan lokal (LAN) dengan komponen MS-NET.
3.2 Januari 1986 XCOPY.EXE
Dukungan topologi jaringan IBM Token Ring
Dukungan floppy disk 720K 3.5 inci
3.3 April 1987 FASTOPEN.EXE
FASTHELP.EXE
Dukungan floppy disk 1.44M 3.5 inci
4 Juni 1988 MOUSE.COM
HIMEM.SYS
SMARTDRV.EXE
SETVER.EXE
MIRROR.COM
Dukungan untuk Mouse
Dukungan layar grafis (lebih baik dibanding CGA).
4.01 November 1988 RAMDRIVE.SYS
5 Juni 1991 EDIT.COM
QBASIC.EXE
DOSSHELL.EXE
DOSKEY.EXE
UNDELETE.EXE
UNFORMAT.EXE
MWUNDEL.EXE
EXPAND.EXE
Didefinisikannya Upper Memory Block (UMB) agar dapat dipakai oleh driver perangkat dan program yang bersifat Terminate-and-Stay-Resident (TSR).
Versi Diluncurkan Program/kemampuan baru
6 Maret 1993 EMM386.EXE
DBLSPACE.EXE
VSAFE.COM
MSAV.EXE
DEFRAG.EXE
SCANDISK.EXE
Banyak utilitas pendukung untuk mendiagnosa masalah, seperti Antivirus, defragmenter, dan SCANDISK (pengganti CHKDSK).
6.2 November 1993 Versi 6.0 dikurangi DBLSPACE.EXE, karena masalah paten dengan Stac Technology sebagai pemilik paten.
6.22 Juni 1994 DRVSPACE.EXE sebagai pengganti DBLSPACE.EXE dengan fungsi yang sama.
Merupakan versi terakhir DOS yang bersifat stand-alone.
7 April 1995 LOCK.
Merupakan DOS yang diintegrasikan pada Windows 95.
7.1 Agustus 1997 Dukungan untuk sistem berkas FAT32 secara langsung pada kernel.
Diintegrasikan pada Windows 95 OSR 2.0 dan Windows 98.

Penyimpanan Data

HIMEM adalah DOS driver perangkat yang memungkinkan program DOS untuk menyimpan data dalam memori diperpanjang melalui Extended memori Spesifikasi (XMS). This device driver is of particular importance because various versions of Microsoft Windows that ran on top of the DOS operating system required HIMEM.SYS to be loaded to be able to run. Perangkat ini adalah driver khususnya menjadi penting karena berbagai versi Microsoft Windows yang berjalan di atas sistem operasi DOS diperlukan HIMEM.SYS untuk dimuat untuk dapat berjalan.

As of MS-DOS 5.0, HIMEM.SYS was introduced and could be used to load the DOS kernel code into the High Memory Area (HMA) to increase the amount of available conventional memory by specifying DOS=HIGH in CONFIG.SYS . Sejak 5,0 MS-DOS, HIMEM.SYS diperkenalkan dan bisa digunakan untuk me-load DOS kernel kode ke dalam memori Tinggi Wilayah (HMA) untuk meningkatkan jumlah tersedia memori konvensional dengan menentukan DOS=HIGH di CONFIG.SYS

Fungsi DOS

Beberapa Fungsi dari Operating System (DOS) adalah :

1. Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan computer

2. Mengatur Memori

3. Mengatur proses input dan output data

4. Management file

5. Management directory

Penanganan / Pengelolaan File

File sistem merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File sistem berfungsi untuk menyediakan mekanisme untuk penyimpanan data dan program yang dimiliki oleh sistem operasi serta seluruh pengguna dari sistem komputer.

Ada dua bagian pada file sistem, yaitu:
1. Kumpulan file yang masing-masingnya menyimpan data-data yang berhubungan.
2. Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.

Semua sistem operasi mulai dari DOS, Windows, Macintosh dan turunan UNIX memiliki sistem berkas sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki. Contoh dari sistem berkas termasuk di dalamnya FAT, NTFS, HFS dan HFS+, EXT2, EXT3, ISO 9660, ODS-5, dan UDF. Beberapa sistem berkas antara lain juga journaling file system atau versioning file system, sistem berkas juga menentukan konvensi penamaan berkas dan peletakan berkas pada stuktur direktori.

Dalam pengoperasian DOS terdapat Command-command/perintah yang dikelompokkan

dalam 2 kelompok yaitu:

1. Internal Command

Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi

internal sudah ditampung dalam file command.com

COMMAND.COM adalah salah satu berkas penting dalam sistem operasi MS-DOS (dan segala turunannya) yang bertindak sebagai shell dan antarmuka dengan pengguna. COMMAND.COM ini menyajikan prompt input kesiapan penggunaan komputer, yang disebut sebagai Command Prompt. Di dalam COMMAND.COM terdapat bebrapa fungsi/perintah dasar (perintah internal) dalam mengoperasikan komputer, seperti MKDIR/MD, COPY, dan beberapa perintah lainnya. Tanpa berkas ini, sistem operasi DOS tidak akan berjalan, karena ia tidak dapat menemukan cara bagaimana ia dapat berkomunikasi dengan pengguna.

2. External Command

Untuk mempermudah mampelajari fasilitas DOS maka tiap perintah sudah terdapat file

Help Untuk menjalankannya bisa digunakan perintah seperti contoh berikut:

INTERNAL COMMAND

No Perintah Contoh Keterangan
1 Help A:\>copy/?atau

A:\>help copy

Mencari petunjuk penggunaan perintah
2 Dir A:\>dir *.*C:\>dir *.com

C:\>dir *.sys

C:\>dir ???.com

C:\>dir co???nd.c??

Melihat isi direktoriBbeberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain penggunaan “Wild Card”,yaitu :

- * (asterix) : mewakili banyak karakter

- ? (question mark) : mewakili hanya satu karakter

3 Cd CdCd ..

Cd \

Change Directory (berpindah direktori)
4 Md D:\>md latihan Make Directory (membuat direktori baru)
5 Rd D:\>rd latihan Remove Directory (membuang direktori yang kosong)
6 Copy C:\>copy *.log a:C:\>copy *.sys d:

A:\>copy format.com c:\dos

A:\>copy himem.sys c:\windows

Menyalin file ke lokasi lain atau dengan nama lain
7 Ren A:/>ren latihan.doc training.docA:/>ren diskusi.exe kelompok.exe Mengubah nama file atau direktori
8 Del A:\>del prince.exeA:\>del *.bak

A:\>del *.doc

A:\>del *.*

Menghapus file
9 Type A:\>type latihan.txtA:\>type sys.com

A:\>type io.sys

Melihat isi suatu file system dan ditampilkan dalam bahasa mesin.
10 Cls C:\>cls Membersihkan tampilan layar

EXTERNAL COMMAND

No Perintah Contoh Keterangan
1 Attribattrib.exe A:\>attrib +r *.docA:\>attrib +a –r *.doc untuk menambahkan atau menghapus atribut suatu file atau beberapa file sekaligus.
2 CHKDSKchkdsk.exe A:\>chkdsk /vC:\>chkdsk /f

C:\>chkdsk a:/f/v

(checkdisk) digunakan untuk melihat informasi dan kondisi mengenai suatu disket.
3 Deltreedeltree.exe A:\>deltree latihan digunakan untuk menghapus direktori beserta file-file yang ter­dapat dalam direktori tersebut
4 Diskcopydiskcopy.com A:\>diskcopyA:\>diskcopy a: a:

B:\>diskcopy b: b:

B:\>diskcopy a: b:

C:\>diskcopy a: b:

untuk menduplikasi disket (harddisk). Perintah ini berbeda dengan perintah copy yang berfungsi untuk memperbanyak file. Dengan diskcopy sebuah disket (partisi harddisk) dapat dicopy file-filenya secara keseluruhan dan sekaligus mengganti se­mua data yang terdapat pada disk duplikasi sehingga isinya sama persis dengan disk sumbernya.Perintah Diskcopy ini hanya dapat dilakukan pada dua disket (partisi) yang sama jenisnya dan kapasitasnya.

PENUTUP

MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.

Sistem Operasi DOS (Disk Operating System) adalah system operasi yang sudah lama ada namun sangat penting untuk di pelajari dan di pahami. Karena merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer. Sumber daya di komputer baik hardware dan software harus di kelola dengan baik agar dapat bekerja dengan baik pula.